Seminar Nasional Digital Era, Digital Generation

Tantangan sekaligus peluang pada era digital merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan. Digital era merupakan masa dimana pada semua orang dituntut untuk dapat memanfaatkan banyak peluang yang bisa diperoleh dari dunia digital. Melihat permasalahan diatas, maka program studi diploma III manajemen perusahaan Universitas Katolik Parahyangan menyelenggarakan rangkaian acara yang mengambil tema “Digital Era, Digital Generation”.

Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan mulai pada tanggal 28 – 30 November 2017 dan puncak acara ini adalah dengan diselenggarakannya gelaran pameran bisnis mahasiswa program studi diploma III Manajemen Perusahan Universitas Katolik Parahyangan yang dikenal dengan nama “Vorpreme”.

Pada tanggal 30 November 2017, Seminar Nasional yang mengambil tema Digital Era, Digital Generation turut mengundang beberapa pembicara dari praktisi maupun akademisi terkati tema yang diangkat yaitu digital era, digital generation.  Beberapa pembicara pada kesempatan kali ini antaralain : Prof. Dr. Dra. Marcellia Susan Karnadi MT (akademisi), Zainal Abidin (strategic regional head GoJek), Edo Rinaldo (Markplus), Marlen Deine (Brand Strategy Manager Blibli.com), Nilam Sari (founder Kebab Turki Baba Rafi). Antusias terlihat dari banyaknya peserta seminar yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 200 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, Mahasiswa baik dari Universitas lain maupun dari UNPAR, terlebih ketika sesi tanya  jawab dimulai banyak peserta baik mahasiswa maupun peserta yang berasal dari UMKM yang antusias menanyakan teknis bagaimana penggunaan media digital untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan, tak lupa para pembicara memberikan pengalamannya bagaimana bisa bertahan dalam dunia bisnis yang mereka jalankan dan dapat berkembang sampai saat ini.

Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan pengetahuan mengenai bagaimana penggunaan media digital secara optimal untuk memperluas jaringan bisnis. Pengetahuan ini penting, mengingat konsumen yang saat ini sangat dekat dengan penggunaan smartphone yang terkoneksi dengan dunia digital, sehingga pengaplikasian ilmu mengenai dunia digital dapat merangsang pertumbuhan UMKM di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia secara lebih luas.